Jepara, mtsnurulilmi.sch.id - Suasana kerja keras dan semangat kolaborasi memenuhi ruang guru MTs Nurul Ilmi. Bukan untuk mengajar di kelas, tetapi untuk berjibaku dengan tumpukan dokumen penting yang menjadi syarat utama Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025. Uniknya, PKKM tahun ini memasuki babak baru yang menantang: semua dokumen wajib diunggah secara digital melalui aplikasi e-PKKM di laman resmi jepara.kemenag.go.id.
Dalam upaya mengejar target dan memastikan kelengkapan dokumen, para Bapak/Ibu Dewan Guru rela "lembur cerdas" hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya. Kebut maraton ini sudah dimulai sejak Sabtu pekan lalu dan dijadwalkan akan berakhir pada hari Kamis, menuntut dedikasi tinggi dari seluruh tim.
PKKM 2025 kali ini memfokuskan pada empat komponen utama yang harus diisi dan dibuktikan dengan dokumen digital:
Usaha Pengembangan Madrasah
Tugas dan Manajerial
Kewirausahaan
Supervisi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Semangat Membara di Tengah Tuntutan Digital
Salah satu motor penggerak di balik persiapan ini adalah Ibu Herlina Siswandari. Bertanggung jawab atas komponen Usaha Pengembangan Madrasah, ia menunjukkan antusiasme luar biasa.

"Ini tantangan baru, semua harus serba digital. Saya dan tim berjumlah empat orang berusaha semaksimal mungkin agar dokumen kami tuntas dan sesuai dengan target yang ditetapkan. Semangat ini demi menunjukkan kinerja terbaik madrasah," ujar Bu Herlina.
Tak kalah sibuk, Bapak Sugeng Riyanto yang memimpin tim Kewirausahaan juga diselimuti semangat yang sama. Bersama anggotanya, mereka fokus menyusun bukti nyata pengembangan dunia kewirausahaan di MTs Nurul Ilmi, sebuah aspek penting yang kini mendapat perhatian khusus dalam penilaian. Berbagai dokumen strategis disiapkan agar aspek Kewirausahaan madrasah mampu meraih nilai maksimal.
Kepala MTs Nurul Ilmi berharap, kerja keras dan kolaborasi intensif para guru ini tidak hanya menghasilkan nilai PKKM yang memuaskan, tetapi juga menjadi bukti nyata kesiapan MTs Nurul Ilmi dalam menghadapi era digitalisasi administrasi pendidikan. Dengan semangat lembur yang membara, MTs Nurul Ilmi optimis menyambut PKKM 2025.
(Lim)
0 Komentar