Jepara, mtsnurulilmi.sch.id – Jajaran pengurus Yayasan Islam Nurul Ilmi secara resmi dikukuhkan pada Ahad (24/5/2026). Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula MTs Nurul Ilmi Bategede, Nalumsari, Jepara, dan dihadiri oleh seluruh elemen pendidikan di bawah naungan yayasan.
Acara ini disaksikan langsung oleh para pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan se-Yayasan Islam Nurul Ilmi, mulai dari tingkat TPQ, RA, MI, MTs, MA, hingga Pondok Pesantren. Kehadiran seluruh guru dan staf ini menegaskan komitmen bersama untuk mendukung nakhoda baru yayasan dalam periode ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Yayasan periode sebelumnya, H. Abdul Azis, memberikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya pengukuhan ini. Ia menaruh harapan besar agar estafet kepemimpinan yang baru dapat membawa energi segar bagi perkembangan lembaga.
"Kami sangat mengapresiasi acara pengukuhan ini. Berharap besar agar roda kepengurusan yang terbaru mampu bekerja dengan jauh lebih maksimal demi kemajuan yayasan," ujar H. Abdul Azis.
Menanggapi harapan tersebut, Ketua Pengurus Yayasan Islam Nurul Ilmi yang baru, H. Slamet, M.Pd.I., menyampaikan rasa terima kasih dan dedikasinya yang mendalam kepada jajaran pengurus terdahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi yayasan.
H. Slamet menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang solid, terutama dalam merangkul potensi besar dari para pendidik muda. Di hadapan ratusan guru, ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kode etik dan moralitas di samping kecerdasan intelektual.
"Kerja sama yang baik adalah kunci, terutama bersama para guru muda. Cerdas itu boleh dan harus, tetapi harus dibarengi dengan kode etik atau etika. Orang cerdas bisa menyelesaikan masalah, tetapi orang baik bisa mencegah timbulnya masalah," tegas H. Slamet dalam pidatonya yang sarat makna.
Lebih lanjut, H. Slamet menyatakan bahwa kepengurusannya akan berjalan secara transparan dan akuntabel. Ia membuka pintu lebar-lebar bagi segala bentuk kritik yang membangun serta saran dari berbagai pihak agar Yayasan Islam Nurul Ilmi dapat terus bergerak maju dan beradaptasi dengan tantangan zaman.
Menutup sambutannya, H. Slamet memohon doa restu dari seluruh keluarga besar yayasan agar kepengurusan yang baru ini senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah SWT serta keistiqomahan dalam mengemban amanah dan menjalankan roda organisasi dengan baik.
0 Komentar